ScienceBun.com

Jenis Perahu Yang Digunakan Oleh Nenek Moyang Bangsa Indonesia Adalah?

Jawab Haikal September 11, 2022

Pinisi ialah kapal layar yang menjadi kebanggaan dan identitas masyarakat Sulawesi Selatan. Kapal ini juga menjadi kapal kebanggaan bangsa Indonesia, lantaran popularitasnya sudah mendunia. Sejak abad ke-14, Kapal Pinisi sudah berlayar dan menjelajah samudera di seluruh dunia.

Apa nama kapal perahu Indonesia yang terkenal pada zaman dulu?

Pengarung samudra legendaris itu adalah Pinisi, sebuah jenis kapal yang dibuat oleh suku Bugis dan terkenal di seantero samudra pada masa jayanya.

Jenis perahu apa yang terkenal buatan rakyat Indonesia?

Bugis yang berada di Kabupaten Bulukumba, Makassar, Sulawesi Selatan. Suku Bugis dikenal sebagai pelaut handal. Di mana piawai mengarungi lautan dan samudera luas hingga berbagai kawasan Nusantara maupun dunia.

Apa saja jenis perahu?

Apa nama kapal zaman dahulu?

Kapal pinisi dibuat oleh suku apa?

Perahu pinisi adalah perahu layar tradisional khas masyarakat Bugis. Ciri khas dari perahu pinisi ialah memiliki dua tiang utama serta tujuh buah layar. Tiga layar berada di bagian depan, dua di bagian tengah, dan dua di bagian belakang.

Apa yang dimaksud dengan kapal phinisi?

Yup, benar, kapal pinisi merupakan kapal layar tradisional yang berasal dari Suku Bugis di Sulawesi Selatan. Kami memang dikenal sebagai orang Bugis. Orang Bugis dikenal sebagai pembuat perahu dan pelaut yang tangguh. Pinisi adalah perahu tradisional kami.

Kapal layar tradisional asal Indonesia apa?

Pinisi adalah kapal layar tradisional khas asal Indonesia, yang bersumber dari Suku Bugis dan Suku Makassar di Sulawesi Selatan tepatnya dari desa Bira kecamatan Bonto Bahari Kabupaten Bulukumba. Pinisi sebenarnya adalah nama layar.

Apa sebutan lain untuk perahu pinisi?

Pinisi dikenal juga dengan nama Phinisi atau Pinisiq merupakan seni pembuatan perahu yang dilakukan oleh masyarakat di Sulawesi Selatan.

Apa saja lima jenis perahu Melayu?

Apa saja jenis perahu layar?

Apa jenis perahu nelayan modern?

Nelayan modern menggunakan perahu mesin atau kapal besar yang memakai bahan bakar, untuk berlayar ke laut.

Apa bedanya perahu dengan sampan?

Banyak orang yang menyebutnya dengan perahu. Sampan memang salah satu jenis perahu. Perbedaannya adalah sampan lebih sederhana dan cendurung memiliki dasar yang lebih datar. Hal ini berbeda dengan perahu yang dasarnya lebih cekung.

Apa arti djong?

Djong (juga disebut jong, jung atau junk) adalah jenis kapal layar kuno yang berasal dari Jawa, dan digunakan secara umum oleh pelaut Jawa dan Melayu.

Apa itu kapal tradisional?

Kapal kayu tradisional adalah kapal yang dibangun secara tradisional berdasarkan pengalaman pembuatnya tanpa dasar proses desain ( dokumen gambar) sebagai- mana halnya kapalkapal konvensional/ modern.

Kapan kapal pertama kali ditemukan?

Kecanggihan teknologi kapal saat ini membuat manusia penasaran, siapa orang pertama yang menciptakan kapal laut. Jawabannya adalah Robert Fulton. Awalnya, Fulton membuat kapal dengan roda kayuh pada tahun 1803. Kapal ini pun berjalan baik saat pertama kali dicoba di Perancis.

Siapa yang pertama kali membuat kapal pinisi?

Sejarah Kapal Pinisi

Catatan ini menyebutkan bahwa kapal pinisi pertama dibuat oleh Sawerigading seorang putra mahkota Kerajaan Luwu untuk berlayar menuju negeri Tiongkok. Tujuan utamanya hendak merantau dan meminang seorang putri Tiongkok bernama We Cudai.

Dari mana asal perahu pinisi?

Daerah asal Kapal Pinisi

Kapal Pinisi adalah kapal kayu legendaris yang berasal dari Bulukumba, Sulawesi Selatan, yang diperkirakan sudah dibuat sejak abad ke-14 atau tahun 1400-an.

Suku Bugis ada di mana?

Saat ini orang Bugis tersebar dalam beberapa Kabupaten yaitu Luwu, Bone, Wajo, Soppeng, Sidrap, Pinrang, Sinjai, Barru. Daerah peralihan antara Bugis dengan Makassar adalah Bulukumba, Sinjai, Maros, Pangkajene Kepulauan. Daerah peralihan Bugis dengan Mandar adalah Kabupaten Polmas dan Pinrang.

Apa keistimewaan dari kapal phinisi?

Kapal ini tepatnya lahir di Desa Bira, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba. Pinisi memiliki keistimewaan, yakni terkait proses pembuatannya yang dilakukan tanpa menggunakan paku maupun peralatan modern. Keistimewaan itu makin diperkuat dengan pembuatannya yang masih manual menggunakan tangan manusia langsung.

References:

  1. https://pahamify.com/blog/pahami-materi/materi-ips/sejarah-kapal-pinisi-pengarung-samudra-legendaris-dari-indonesia/
  2. https://www.kompas.com/skola/read/2020/04/25/140000769/perahu-phinisi-perahu-tradisional-khas-suku-bugis?page=all
  3. https://id.wikipedia.org/wiki/Perahu
  4. https://lifestyle.kontan.co.id/news/5-kapal-tradisional-khas-indonesia-yang-legendaris
  5. https://ditsmp.kemdikbud.go.id/perahu-pinisi-suku-bugis-dan-pelaut-andal/
  6. https://gln.kemdikbud.go.id/glnsite/pinisi-si-kapal-ajaib/
  7. http://p2k.unkris.ac.id/id3/1-3065-2962/Kapal-Pinisi-Pinisi_145247_stie-walisongo_p2k-unkris.html
  8. https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/ditwdb/pinisi-2/
  9. https://brainly.co.id/tugas/31690372
  10. https://id.wikipedia.org/wiki/Kapal_layar
  11. https://www.kompas.com/skola/read/2021/10/06/140000569/persamaan-dan-perbedaan-nelayan-modern-dan-tradisional
  12. https://bobo.grid.id/read/082498003/macam-macam-transportasi-sungai-di-daerah-mulai-dari-rakit-hingga-jukung-palembang?page=all
  13. https://id.wikipedia.org/wiki/Djong_(kapal)
  14. https://www.researchgate.net/publication/332972693_Tinjauan_Kelaiklautan_Kapal_Tradisional_Yang_Beroperasi_Di_Wilayah_Jakarta_Kepulauan_Seribu/fulltext/602eea51299bf1cc26d653e1/Tinjauan-Kelaiklautan-Kapal-Tradisional-Yang-Beroperasi-Di-Wilayah-Jakarta-Kepulauan-Seribu.pdf
  15. https://www.suzuki.co.id/tips-trik/ayo-mengenal-lebih-dekat-apa-itu-kapal?pages=all
  16. https://www.adira.co.id/sahabatlokal/article_short/index/247
  17. https://www.suara.com/lifestyle/2021/08/08/091635/mengenal-apa-itu-kapal-pinisi-sejarah-jenis-dan-fakta-unik-ritual-pembuatannya
  18. https://wajokab.go.id/page/detail/sejarah_bugis
  19. https://www.liputan6.com/lifestyle/read/3662999/keistimewaan-pinisi-kapal-kebanggaan-indonesia-di-pembukaan-asian-para-games-2018

© 2022 ScienceBun.com

We use cookies to ensure that we give you the best experience on our website.
Privacy Policy